Powered By Blogger

Total Tayangan Halaman

Selasa, 22 Mei 2012

Tips Agar Diet Ketat

Kebiasaan makan yang buruk sering menggagalkan program diet penurunan berat badan. Berikut, beberapa kebiasaan buruk yang harus ditinggalkan baik yang harus diterapkan.
Jangan makan tergesa-gesa
Tunggu 15 menit sebelum makan untuk melihat apakah keinginan makan tersebut bersifat psikologis atau memang lapar. Makan camilan pada jam tertentu misalnya, kadang hanya karena kebiasaan. Selain itu, tubuh kita juga bisa mengacaukan rasa haus dengan lapar. Coba minum segelas air putih dan perhatikan, apakah Anda masih merasa lapar.
Aturan ketat membuat diet gagal
Menerapkan atau mengikuti aturan diet secara ketat cenderung membuat diet gagal. Lakukan pendekatan yang realistis. Jika Anda tahu, 80% yang Anda makan memang jumlah yang seharusnya dimakan, maka yang 20% akan mengikuti dengan sendirinya.
Berat badan tak boleh turun lebih dari 1 kg per minggu
Berbagai studi menunjukkan berat badan yang turun lebih dari 1 kg per minggu secara terus menerus disebabkan kehilangan air, otot, dan jaringan tubuh lainnya. Bukan lemak. Yang lebih buruk lagi, berat badan yang cepat turun biasanya cepat kembali lagi. Jadi, lakukan pendekatan yang mantap. Mungkin perlu waktu lebih lama tapi hasilnya akan lebih baik.
Perbanyak makan protein
Makanan-makanan protein seperti daging, ikan, ayam, kacang-kacangan (bean), kacang-kacangan (nut) dan polong-polongan, memerlukan energi yang 18% lebih banyak untuk dimakan, dicernakan dan diserap dibandingkan karbohidrat atau lemak. Selain itu, juga baik untuk memberi suhu tubuh, bahwa Anda sudah kenyang sehingga mengurangi kecenderungan makan berlebihan. Usahakan makan protein kurus dan jangan berlebihan.
Berhenti makan 3 kali sehari
Makan lebih sering dalam porsi lebih kecil menjaga kadar gula tetap stabil dan mengurangi kemungkinan berlebihan. Usahakan makan camilan rendah lemak setiap 3-4 jam. Hindari makan makanan berlemak di pertengahan siang, di saat energi cenderung turun.
Berhenti menimbang badan
Jangan mengandalkan timbangan di rumah untuk mengetahui penurunan berat badan karena sering menyesatkan. Kemungkinan angkanya menunjukkan kenaikan, kendati Anda sudah berusaha diet. Kenaikan itu bisa bersifat sementara karena timbunan cairan menjelang haid atau meningkatnya jaringan otot kurus. Untuk memonitor perkembangan Anda, gunakan meteran untuk mengukur lingkar pinggang, lingkar paha, lengan, dan kaki Anda. Atau perhatikan ukuran baju Anda. Apakah terasa makin longgar atau lebih sesak.
Mulai makan apa saja
Menhindari makanan tertentu membuat kita justru makin ingin memakannya. Makan semua makanan, tapi dalam jumlah sedang atau secukupnya.
Hentikan konsumsi kalori yang terlalu rendah
Melaparkan diri bukan hanya membuat diet jadi gagal, tapi juga bisa membuat berat badan hanya turun sedikit. Riset menunjukkan makan kurang dari 1.200 kalori sehari justru meningkatkan kemampuan tubuh menyimpan lemak, menurunkan kemampuan tubuh membakar lemak dan menurunkan tingkat metabolisme.
Buat catatan harian makanan
Riset menunjukkan, kita menganggap kurang makanan yang dimakan sampai 50% dan banyak di antara kita yang menggunakan makanan untuk mengatasi rasa bosan, kesepian, atau stres. Tegaskan kelemahan ini dengan membuat catatan harian makanan. Hindari ngemil pada saat seperti ini dengan menelpon teman atau jalan-jalan di sekitar rumah/tempat kerja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar